Nasib Mantan Bupati Bangka Di Ujung Tanduk – AK Law Firm Ancam Ambisi Mulkan Maju Pilkada 2024
Foto : H Mulkan. (net)
BANGKA,HITAMPUTIH – Mantan Bupati Bangka, H Mulkan mungkin harus menghadapi kenyataan pahit: dirinya bisa saja gagal maju dalam Pilkada Kabupaten Bangka 2024-2029. Ini bukan sekadar rumor, AK Law Firm & Partners tengah berencana untuk meminta kepolisian di Kepulauan Bangka Belitung memblokir pengajuan SKCK Mulkan, sebuah dokumen vital yang harus dimiliki oleh setiap calon kepala daerah.
Dr. Andi Kusuma SH MKn CTL, kuasa hukum PT Narina Keisha Imani (NKI), mengungkapkan bahwa timnya telah menyusun permohonan resmi untuk memblokir SKCK tersebut. Permohonan ini bukan tanpa alasan. Mulkan diduga terlibat dalam kasus korupsi yang berkaitan dengan lahan hutan di Desa Kota Waringin, Kabupaten Bangka, sebuah kasus yang kini sedang dalam penyelidikan,” ungkapnya.
Dengan Pilkada yang semakin dekat, Dr. Andi menekankan pentingnya menegakkan hukum secara tegas. “Mulkan adalah terlapor dalam kasus besar ini. Kami meminta kepolisian untuk memblokir SKCK-nya hingga ada keputusan hukum yang jelas,” tegasnya.

Foto : Dr Andi Kusuma SH MKn CTL. (ist)
Lebih dari sekedar langkah hukum, tindakan ini juga didasari oleh tuduhan bahwa Mulkan, selama menjabat sebagai Bupati, diduga sempat menerima gratifikasi yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp 25 miliar.
Belum lagi, ada klaim tumpang tindih kepemilikan lahan yang menimpa PT NKI, di mana tanah yang seharusnya dikelola hingga 2039, diduga dijual secara ilegal oleh pihak-pihak tertentu hingga melibatkan sejumlah perusahaan masing-masing PT FAL, PT SML, PT BAP dan PT BAM.

Foto : Ilustrasi SKCK. (net)
Laporan ini telah dilayangkan ke Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung pada 9 Agustus 2024, dan kini menjadi sorotan publik. Dr Andi memperingatkan bahwa jika SKCK Mulkan tidak diblokir, hal ini bisa menciptakan preseden buruk bagi penegakan hukum di Indonesia.
Mulkan, sempat dihubungi tim jejaring media ini melalui Whats App (WA), Selasa (13/8/2024) malam, tidak memberikan komentar terkait permohonan ini. Hanya menjawab singkat salam dan doa yang disampaikan oleh jaringan media ini, seolah menghindari polemik yang kini semakin memanas.
Dengan situasi yang semakin tegang ini, Pilkada 2024 di Kabupaten Bangka bisa berubah menjadi medan pertempuran hukum yang sengit, dengan Mulkan berada di tengah-tengah badai kontroversi.
Bagaimana nasib Mulkan selanjutnya? Jawabannya mungkin bergantung pada langkah hukum yang diambil dalam beberapa hari ke depan. *** (RMN/tim)
Post Comment